Kelebihan Investasi Reksadana

Masih berkaitan dengan reksadana. Artikel kali ini tentang kelebihan salah satu produk investasi di pasar modal ini.

Berhubung penulis bukan praktisi pasar modal, maka opini-opini dalam tulisan di blog ini murni dari pengamatan pada pengalaman orang lain. Tapi tetep ya ada yang juga dari pengalaman sendiri. Jadi tingkat keakuratan Insyaa Allah bisa “middle-high end” lah 😊. Yah penulis independen merangkap investor ☺.

Kembali ke judul, mengapa reksadana itu bisa dikategorikan investasi yang memiliki kelebihan-kelebihan. Ini alasannya :

  • Dapat Menjadi “Stepping Stone” Menuju Saham
  • Karena berinvestasi pada saham secara langsung memerlukan ilmu dan modal yang tidak bisa dianggap kecil dengan risiko yang relatif besar maka dengan reksadana seorang investor pemula nun awam sekalipun bisa ‘menyalurkan’ hasrat berinvestasinya di pasar modal.

    Reksadana yang dikelola oleh profesional dalam hal ini Manajer Investasi dapat menjadi wadah bagi kita (terutama investor ritel) untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan investasi saham. Indikator dan strategi reksadana yang digunakan oleh Manajer Investasi bisa diterapkan pada saham spesifik yang akan dipilih pada investasi saham langsung di bursa kelak. Reksadana dapat menjadi sarana mengasah naluri dan intuisi sebelum masuk ke saham.

    Untuk yang memilih reksadana syariah sebagai wadah pembelajarannya menurut pendapat penulis lebih bagus lagi karena Indeks acuannya yaitu Jakarta Islamic Index secara berkala yaitu 6 bulan sekali melakukan evaluasi terhadap saham-saham yang ada di bursa.

  • Lebih “Lincah”
  • Karena meskipun acuannya adalah saham tapi dengan modal relatif kecil-menengah investor dapat menjajaki investasi pada berbagai jenis sektor yang bahkan jika investornya adalah institusi maka terbuka kemungkinan memiliki ‘suara’ dalam jangka panjang (dengan catatan regulasi pajak tidak ‘menggembosi’ imbal hasilnya hihihi).

  • Relatif Bisa Menambah Aset Dengan (Relatif) Cepat
  • Mengapa bisa dikatakan relatif cepat (bukannya mutlak cepat?). Ya karena acuannya saham dan dijual di pasar modal tapi kembali lagi ke strategi dari Manajer Investasinya. Kalau bisa menemukan MI bintang 5 atau kalau ada yang bintang 7, maka bisa lebih cepat lagi.

    Investasi berbasis saham sangat berkaitan dengan ‘timing’ meskipun prinsip ‘siapa cepat dia dapat cuan’ tidak sepenuhnya berlaku. Tetap ada ‘faktor keberuntungan’. Makanya dianjurkan untuk mencaritau cara menjadi ‘orang yang beruntung’☺. Bisa dengan pemilihan strategi.

    Dengan kombinasi basis investasinya dan strategi investasi berkala yang dimungkinkan pada reksadana, maka investor dapat menggunakan imbal hasilnya untuk berbagai kebutuhan dan keinginan.

    Karena biasanya faktor kelebihan pada sesuatu itu bisa menjadi kekurangannya, maka silakan pembaca boleh menyimpulkan dan membaginya dengan pembaca yang lainnya.

    Baca Juga :

    20121231-202102.jpg
  • Pentingnya Bank Kustodian
  • Memilih Reksadana Bagi Pemula
  • Strategi Jitu Minim Risiko Investasi Reksadana
  • Tagged: , , , ,

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: