Prosedur Pemecahan Sertipikat

Bagi yang ingin lebih fleksibel dalam mengelola properti dan akan memecah sertipikat bangunannya menjadi beberapa unit dengan ukuran yang lebih kecil, maka dapat mengajukan permohonan di kantor BPN setempat.

Selain menggunakan jasa notaris, kita juga dapat melakukannya sendiri. Berdasarkan pengalaman penulis yang ‘nyambi’ membantu teman, ternyata tidak sulit dan relatif singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar 4 bulan.

Yang harus disiapkan untuk keperluan legalisir adalah dokumen seperti umumnya yaitu KTP asli, PBB beserta SPPTnya asli, Sertipikat asli, beserta foto copy ketiganya.

Selanjutnya proses legalisirnya di BPN. Prosesnya cepat. Setelah dilegalisir, kita akan diarahkan ke bagian Pengukuran dan Pemetaan dan mengisi form beserta no telepon/ponsel yang dapat dihubungi. Setelah dilakukan pengecekan oleh petugasnya, kita akan diberi rincian yang harus dilunasi saat itu. Setelah pelunasan di kasir, maka akan diberikan nama petugas yang akan mengukur lokasi. Dan selanjutnya boleh pulang dengan membawa bonus eh bukti pelunasan ‘tahap pertama’. Mengapa tahap pertama? Ya karena tahap berikutnya ‘menantimu’.

Sekitar sebulan kemudian (kalau lumayan hoki), petugas pengukuran akan menghubungi dan melakukan pengukuran yang harus disaksikan oleh pemohon. Nah ‘tahap kedua’ berlangsung on the spot. Siapkan ‘dana transport’ buat pengukur ini. Jumlahnya tergantung hoki (lagi). Banyaklah berdoa karena yang ini rada siluman dan tanpa kuitansi.

Kembali ke-hoki-an kita teruji. Kalau termasuk yang lulus uji maka 14 hari kerja hasil pengukuran dalam bentuk gambar situasi selesai.

Perjalanan berkas kita mengalami titik terang jika gambar situasi ini telah selesai. Selanjutnya tinggal proses membukukannya menjadi beberapa sertipikat baru. Ini sekitar enam minggu.

Apakah progres tersebut di atas akan selalu diberikan laporannya oleh BPN? Oh tentu tidak. Kita harus proaktif melakukan pengecekan ke bagian Pengukuran. Dari bagian pengukuran ini, kalau gambar situasi nya sudah selesai, maka diberikan ‘pengantar’ ke bagian Pemecahan.

Selanjutnya kita melengkapi lagi dengan mengisi form dan melunasi biayanya sesuai jumlah sertipikat yang baru.

Silakan pulang aja dulu karena di bagian ini sertipikat kita berlabuh. Cek lagi sebulan-dua bulan kemudian.

Selesai sertipikat barunya. Untuk mengambilnya cukup perlihatkan KTP. Hubungan dengan kasir sudah tidak ada lagi.

Tips bagi yang mengalami kemacetan langkah setelah pengukuran: karena hal ini sering terjadi bahkan terkadang ada yang harus pengukuran ulang–berarti kembali ke ‘tahap kedua’ khan–, maka jangan lupa foto copy surat ukur dan gambar situasi nya (saat ditandatangani) sebelum diserahkan kembali pada tenaga pengukurnya.

Begitu prosedurnya jika melakukan pengurusan sendiri. Gampangkan (teorinya he3x).

@@##
@@##
@@##
@@##

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: