Perjanjian Pengikatan Jual Beli ( PPJB ) Yang Fair

Melanjutkan tulisan tentang Tips Memilih Developer , tulisan ini akan menyimpul (sedikit) tentang isi Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan developer.

Setelah menemukan properti atau rumah (terutama yang indent) yang sesuai selera, dan cek n ricek reputasi pengembangnya, maka dilanjutkan dengan pemesanan properti atau bangunannya.

Karena developer sebagai pihak pertama, maka seringnya segala persuratan dan perjanjian-perjanjian lebih menguntungkan pihaknya. Sebenarnya tidak masalah sepanjang tidak (sangat) merugikan pihak kedua atau pembelinya. Maka itu perlu juga bagi pihak kedua membaca dengan teliti kemudian mengusulkan hal-hal yang dirasa perlu bagi kepentingannya. Proaktif menanyakan hal-hal yang terasa kurang jelas dan meminta perubahan menjadi kalimat yang tidak bias.

Jadi sebelum menandatangani surat pemesanan atau yang sejenisnya sebagai tanda ingin membeli, maka sebaiknya (seharusnya) minta diberikan salinan “calon” PPJB nya. Karena prosedur penandatangan PPJB ini didahului pemesanan dan uang muka. Developer yang baik tentu tidak keberatan memberikan salinannya.

Setelah memperoleh salinan PPJB nya, silakan dipelajari dulu barang sehari untuk lebih mengerti isinya sebelum menandatangani persetujuan pemesanan dan membayar uang mukanya.

Poin-poin penting yang seharusnya ada dalam PPJB yang “fair” bisa kita kembangkan dari bentuk surat perjanjian yang biasa digunakan dalam sewa menyewa rumah, karena secara prinsip sama, hanya perbedaan dari segi lamanya kepemilikan.

Secara tersurat, PPJB yang baik mencantumkan hal-hal berikut :

  • Kedua Pihak yang melakukan perjanjian
  • Uraian mengenai objek jual belinya, seperti tanggal, harga, DP, dll
  • Hak dan Kewajiban Developer
  • Hak dan Kewajiban Pembeli
  • Sanksi Bagi Kedua Pihak jika terjadi wanprestasi, baik sebelum,sementara, dan setelah bangunan selesai
  • Serah Terima Bangunan
  • Pemeliharaan Bangunan
  • Hal-hal yang mengatur kemungkinan pengalihan hak
  • Hal-Hal yang mengatur kemungkinan pembatalan
  • Penyelesaian Sengketa, jika terjadi

Tagged: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: