Manajemen Gadget

Di jaman sekarang, berinternet bukan lagi sesuatu yang dilakukan oleh segelintir orang tertentu saja, tapi hampir semua usia menggunakannya, dengan berbagai tujuan dan berbagai gadget. Kemajuan teknologi ini memang sepertinya membungkam tirani geografi,tapi di sisi lain, keamanan adalah salah satu taruhannya.

Masalah keamanan kadang kurang jadi perhatian pengguna internet. Padahal setiap hari berselancar membuat kehidupan di dunia maya suatu saat bisa menjadi lebih “transparan” dibanding di dunia nyata sendiri. Karena ke-transparan-an inilah, maka perlu “manajemen gadget” diterapkan heheh, ternyata tidak hanya dunia bisnis yang perlu manajemen, tapi dunia pergadgetan juga.

Para “raksasa sistem operasi” memang selalu berusaha memberikan keamanan bagi penggunanya, tapi sepertinya “di atas langit ada langit” bisa juga diberlakukan dalam hal ini. Selalu ada celah yang bisa dimanfaatkan para “hacker dan “cracker” untuk menembus sistem keamanannya. Belum lagi rumor bahwa sebenarnya ada kerjasama juga dengan pembuat anti virus,misalnya.

Jadi jalan terbaik adalah tetap mencari cara “mengamankan” diri sendiri yang bisa meminimalisir (karena tidak mungkin menghilangkannya sama sekali) dampak “terjun” ke dunia maya itu.

Salah satu cara manajemen yang bisa diterapkan adalah dengan mengkhususkan satu (atau beberapa juga boleh) gadget untuk berinternet saja. Gadget tersebut tidak boleh atau jangan kita gunakan untuk kepentingan komunikasi suara, message, apalagi perbankan ( sms-banking, internet banking, transfer online,dll).Karena begitu gadget telah disusupi “penyerang” meskipun misalnya hanya lewat media sosial, maka semua “yang ada” di dalamnya bisa diakses. Jadilah gadget tersebut “milik bersama”.

Jadi untuk komunikasi suara dan pesan, silakan pake gadget lain. Kalau bisa jangan yang memiliki fitur yang bisa menghubungkan dengan peralatan komunikasi lain. Untuk kepentingan perbankan, pake gadget lain lagi, jadi semuanya minimal tiga gadget. Manajemen dengan cara “membagi-bagi tugas” pada gadget seperti ini juga bisa mempercepat identifikasi masalah. Kalau kata para praktisi bisnis ” fokus” dan ” fokus “.

Tapi ingat, karena “pasangan” gadget adalah sim-card, maka harus juga “manajemen sim-card”. Jangan hanya salah satunya.

Kayaknya parno banget ya..heheh, maklum rekeningnya gendut.

Posted via DraftCraft app

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: