Harga “Psikologis”

Dulu sebelum pemerintah mengeluarkan Undang Undang yang melarang kembalian belanjaan berupa permen, swalayan-swalayan bisa mendulang “keuntungan” ekstra dari “cara” ini. Pertama, kalau ada permen yang kadaluarsa bisa dimanfaatkan, meskipun tentu tidak semua permen yang jadi kembalian pasti kadaluarsa. Dan permennyapun terserah penjual heheh.
Kedua, tentu saja kembalian dengan permen tidak berarti keuntungan melalui kelebihan dalam bentuk uang tidak didapatkan. Malahan kemungkinan dapat dari keduanya. Jadi dapat cashflow dan capital gain, pinjam istilah properti heheh.

Tapi kenyataannya, setelah ada UU pun kejadian seperti ini masih ada, mungkin sedikit dimodifikasi menjadi pembulatan ke arah yang lebih besar, bukan pembulatan “terdekat”.
Kalau terbit lagi UU yang mengharuskan pembulatan terdekat, tetap saja ada ketidakadilan di dalamnya. Karena akar masalahnya bukan pada bagaimana menyiasati nominal tersebut sehingga seolah-olah tidak merugikan pembeli atau konsumen.

Kalau menurut penulis, harus ada ketegasan langsung dari pemerintah yang melarang penggunaan angka psikologis atau virtual ini karena tidak sesuai dengan nilai nominal mata uang yang diedarkan oleh pemerintah. Jadi kalau yang diedarkan BI nilai nominal terkecil adalah Rp.100 , maka harga-harga dunia nyata adalah minimal Rp.100 dan kelipatannya, kecuali harga tersebut adalah hasil perhitungan yang melibatkan,misalnya variabel waktu maka digunakan pembulatan terdekat.

Sebenarnya bukan hanya swalayan dengan “permen” nya saja, pembelian tiket dan pembayaran rekening-rekening pun menggunakan nominal virtual ini.

Menurut pembaca? (Ih..emang ada ya? Ada? Heheh).

Posted via DraftCraft app

Tagged: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: